Sinergi Interaksi Edukatif dengan Media Sosial untuk Peningkatan Mutu Pembelajaran di Madrasah [3]

Posted on Updated on

Pembelajaran berbasis komputer (PBK) dapat menunjang proses belajar-mengajar (PBM) sepanjang semua prosesnya berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Interaksi Edukatif di Madrasah
Di madrasah terjadi interaksi antara kepala madrasah dengan para guru, staf administrasi, para orang tua siswa, dan sebagainya. PTK adalah Pendidik (guru) dan Tenaga Kependidikan (administrasi, pustakawan, laboran, kebersihan, penjaga sekolah, keamanan, sopir dan lainnya). Semua unsur lainnya yang ada di madrasah tidak ada yang berdiri sendiri. Masing-masing berkomunikasi, berinteraksi, beradaptasi, berasimilasi, berkolaborasi, berintegritas, dan melakukan berbagai aktivitas lainnya. Dalam melakukan proses-proses tersebut mereka juga memperhatikan peran dan fungsinya yang berbeda antara satu dan lainnya sesuai dengan posisi masing-masing, sesuai dengan struktur dan stratifikasi sosial di madrasah. Para siswa harus berkomunikasi dan interaksi serta berbagai kegiatan lainnya dengan para siswa dan komunitas lainnya, yang memiliki latar belakang biologis, intelektual dan psikologis yang berbeda-beda.

Aspek yang cukup penting diperhatikan dalam lingkungan edukatif madrasah adalah interaksi sosial-edukatif, di mana hal ini bila diabaikan akan menimbulkan permasalahan di antara kelompok-kelompok siswa berdasarkan: status sosial orang tua siswa, hobi/minat, jenjang kelas, dan asal daerah. Hal ini dapat diatasi dengan upaya: pemberian informasi dengan diskusi kelompok, penjelasan guru tentang pengaruh antara satu kelompok dengan yang lainnya, menanamkan nilai-nilai toleransi antar siswa, membuka kesempatan seluas-luasnya untuk mengadakan interaksi sosial antar siswa dari berbagai kelompok/golongan, menggunakan teknik bermain peranan (sosiodrama), dan menggunakan kegiatan ekstra kurikuler.

Pemakaian internet dalam proses belajar mengajar madrasah
Internet sesungguhnya sangat membantu proses pembelajaran bila digunakan secara baik dan benar. Namun tidak dipungkiri bahwa cukup banyak website (situs) yang tidak layak untuk diakses baik oleh PTK maupun siswa, karena unsur negatif yang terkandung di dalamnya. Terdapat beberapa kategori situs yang mengandung unsur negatif, seperti: pornografi, seksual, perjudian, penipuan, SARA, radikalisme, kekerasan, narkoba, aborsi, pelacuran, meresahkan, sampah, money game, MLM ilegal, malware, hijacking, exploit, spyware, flood, banner/iklan, proxy/VPN, torrent, warez, dan LGBT.

Dampak positif-negatif pemakaian internet dalam proses belajar mengajar madrasah ini dapat diatasi dengan cara membatasi akses internet siswa/PTK pada situs yang mengandung unsur negatif. Pengendalian akses internet warga madrasah ini berupa kebijakan dari pimpinan madrasah berupa prosedur filter content, di mana semua kategori situs yang mengandung content (isi) negatif tersebut disaring (filter) terlebih dahulu sehingga baik PTK maupun siswa terhindar dari hal-hal yang dapat mengganggu proses pembelajaran madrasah.

Interaksi sosial antar PTK-siswa melalui koneksi dunia maya
Media sosial dewasa ini hampir digunakan oleh setiap orang termasuk warga madrasah dalam hal ini baik pendidik, tenaga kependidikan, maupun siswa. Sehingga pola perilaku ini mulai terasa pengaruhnya terhadap interaksi edukatif antara PTK dengan siswa. Bagi PTK/siswa yang mulai terbiasa menggunakan media sosial melalui internet ini sudah merasakan ketergantungan yang cenderung mengarah kecanduan, karena banyak hal atau manfaat baginya jauh lebih mudah dan praktis diakses melalui media sosial ini. Sehingga pada tahap tertentu siswa merasa tidak perlu lagi bergaul secara aktif karena semua pihak telah “bertemu” di dunia maya (online). Hal ini berdampak negatif terhadap interaksi fisik yang semestinya berjalan secara seimbang yang nantinya akan berpengaruh buruk pada kepribadian siswa tersebut. Perlu adanya pengarahan dan bimbingan dari guru terkait mengenai pentingnya keseimbangan antara kedua hal tersebut.

Pengarahan dan bimbingan tersebut juga dapat dilakukan dengan metode ikut-sertanya tim pendidik dalam media sosial melalui contoh-contoh yang baik sehingga diharapkan contoh arahan yang baik tersebut dapat berpengaruh positif terhadap kontribusi siswa dalam dunia media sosial.

Sinergi OfflineOnline
Dengan semakin maraknya penggunaan media sosial baik dari kalangan peserta didik maupun pendidik dan tenaga kependidikan, tidak menutup kemungkinan hal ini mulai dan akan berdampak terhadap proses pembelajaran meskipun belum secara langsung dan signifikan. PTK yang juga ikut-serta dalam dunia online ini dapat memberikan contoh yang baik bagi siswa bagaimana berperilaku yang sesuai dengan tuntunan ajaran pendidikan seperti ilmu aqidah akhlak. Karena media sosial yang banyak dipakai oleh siswa dan PTK secara umumnya berisi informasi-informasi yang tidak relevan dengan proses pembelajaran, maka sebaiknya pihak madrasah membentuk sendiri komunitas online yang beranggotakan semua insan lembaga pendidikan madrasah tersebut, mulai dari pihak yayasan (bila lembaga swasta), kepala madrasah, PTK, peserta didik, sampai kepada orang tua/wali siswa.

Agar terbentuk pola pergaulan yang seimbang antara online dan offline ini, lembaga pendidikan dapat mengembangkan pola pembelajaran (learning models) pada program ekstra-kurikuler tertentu sehingga dapat menambah frekuensi interaksi edukatif secara langsung (physical interaction) antar peserta didik dalam lingkungan madrasah.

Penggunaan aplikasi tim kolaborasi edukatif antar komponen inti madrasah: Pendidik (yayasan, kepala madrasah, & wakil), Peserta Didik (siswa, OSIS, & komite), dan Tenaga Kependidikan (admin, pustaka, laboran, dan lainnya).

Kolaborasi Edukatif ini juga ditambah dengan ulama/pakar dalam bidangnya, bisa dari guru pondok pesantren yang ahli kitab kuning, atau dari anggota komite (orang tua/wali siswa yang profesional di bidangnya). Kesulitan belajar PAI dengan kendala bahasa Arab pada sumber belajar, di mana hal ini bisa diatasi dengan ikut peran serta guru pondok pesantren ahli kitab kuning yang aktif membantu penjelasan mengenai pelajaran terkait.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s