Revitalisasi Kontribusi Ilmuwan Islam dalam Dunia Ilmu Pengetahuan [4]

Posted on Updated on

Manusia adalah satu-satunya makhluk yang Allah karuniakan akal sebagai alat untuk berfikir. Dengan akal manusia mampu menyerap ilmu pengetahuan dan menciptakan teknologi, serta menghasilkan karya seni, sehingga dapat menciptakan peradaban di muka bumi. Pengetahuan adalah segala sesuatu yang diketahui manusia melalui tangkapan panca indra, intuisi dan firasat. Jadi ilmu pengetahuan dalam Islam sangat mempengaruhi bagi kemajuan agama Islam. Serta dengan keiman dan ketakwaan terhadap Allah SWT, manusia diberikan derajat yang lebih tinggi dan manusia juga memiliki tanggung jawab terhadap Allah yaitu beribadah kepada Allah dan menjaga keindahan dan keaslian alam.

Kesimpulan

Hal yang dapat dilakukan untuk menggiatkan kembali (revitalisasi) peran serta sumbangan (kontribusi) ilmuwan Islam dengan pemikiran Islami dalam dunia ilmu pengetahuan melalui tiga upaya seperti: tidak membedakan antara ilmu agama dengan ilmu pengetahuan, perbaikan kurikulum yang sesuai dengan syari’at Islam, dan islamisasi ilmu pengetahuan.

Saran

Diharapkan seluruh ummat Islam baik dari sisi pemerintah (Kementerian Agama, Kemendikbud, dan instansi yang terkait lainnya) maupun masyarakat pada umumnya (perguruan tinggi, lembaga penelitian, ormas Islam, dan lembaga masyarakat lainnya) saling bahu-membahu bekerja sama melalui berbagai upaya/metode di atas untuk menggiatkan kembali kualitas para ilmuwan Islam sehingga dapat kembali berperan serta aktif lagi menyumbangkan pemikiran Islami baik dalam ilmu agama maupun dalam dunia ilmu pengetahuan.

Daftar Pustaka

  • Edang Saifuddin Ansari, Ilmu, Filsafat dan Agama, Jakarta: Grafindo Persada: 2009.
  • Hafudhuddin, Didin. 2003. Islam Aplikatif. Jakarta: Gema Insani.
  • Nata, Abuddin, Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta: Kencana, 2011.
  • Samsul Nizar, 2007, Sejarah Pendidikan Islam, Menelusuri Jejak Sejarah Pendidikan Era Rasulullah sampai Indonesia. Jakarta: Kencana.
  • Quraish Shihab, Membumikan al-Qur’an, Bandung: Mizan, 1994.
  • Ramayulis, Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta: Kalam Mulia, 2015.
  • Romli SA. & Dian Mursyidah, Kajian Islam Komprehensif: Tela’ah Metodologi dan Ajaran, Yogyakarta: Fadilatama, 2014.
  • Jujun Suriasumatri, Ilmu dalam Perspektif, Jakarta: Obor Indonesia, 2003.
  • Mansur, Hamdan, dkk., 2004. Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum. Jakarta: Direktorat Perguruan Tinggi Agama Islam Departemen Agama RI.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s